Kuliah Kebidanan

Penyediakan Materi Ilmu Kebidanan

WANITA DALAM BERBAGAI MASA KEHIDUPAN

Setelah lahir , kehidupan wanita dibagi dalam beberapa masa yaitu :
-Masa Bayi
-Masa kanak – kanak
-Masa Pubertas
-Masa Reproduksi
-Masa Klimakterium
-Masa Senium

Masing-masing masa mempunyai kekhususan krn ggn pd setiap masa tsb mempunyai kekhasan.

#####

Masa Bayi

- Pd waktu bayi lahir cukup bulan , pembentukan genetelia interna sudah selesai
– Jlh follikel primordial dlm kedua ovarium tlh lengkap yaitu 750000 butir dan tidak bertambah lagi.
– Pd mgg I & II kehidupan didunia luar masih mengalami pengaruh Estrogen, wkt hamil tubuh janin –> plasenta , krn itu uterus baru lahir agak lebih besar daripada anak kecil
– Estrogen menimbulkan pembengkakan payudara pada bayi wanita maupun laki-laki selama 10 hari
– kdg-kdg disertai sekresi cairan seperti air susu
– 10 – 15 % bayi wanita dpt timbul perdarahan pervaginam dlm mgg pertama
– pd wkt lahir perbandingan servik dan korpus uteri 1 ; 1 krn hipertrofi korpus akibat pengaruh hormon estrogen
– setelah pengaruh estrogen hilang perbandingan menjadi 2 ; 1
– pd pubertas dgn pengaruh estrogen yg dihasilkan sendiri 1 ; 2

#####

Masa Kanak – Kanak

- Yg khas ialah perangsangan oleh hormon kelamin sangat kecil krn kadar estrogen & hormon gonadotropin menurun
– Alat-alat genetalia dlm masa ini tdk memperlihatkan pertumbuhan yg berarti sampai pubertas
– Pengaruh Hipofisis tu terlihat dalam pertumbuhan badan

Gangguan masa kanak-kanak

- Aglutinasi labia minora mungkin sdh terjadi pd masa bayi tetapi seringkali baru ditemukan pd masa kanak-kanak:
-labium minus kanan melekat pd labium minus kiri
-sulit kencing
– Terapi dgn sonde , 2 bibir yg melekat dpt dipisahkan ? bekas perlengketan diberi salep yg mengandung estrogen

#####

Masa Pubertas

- Merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa
– Dapat dikatakan awal berfungsinya Ovarium
– Pubertas berakhir pd saat ovarium sdh berfungsi dgn mantap dan teratur
– secara klinis :
– timbulnya ciri-ciri kelamin sekunder
– wanita umur 8 – 14 thn dan berlangsung  ±  selama 4 tahun
– Awal pubertas dipengaruhi oleh bangsa, iklim, gizi, dan kebudayaan
– kejadian yg penting : pertumbuhan badan yg cepat, timbulnya ciri-ciri kelamin sekunder, menarche, dan perubahan psikis
– penyebab primer mulainya pubertas belum diketahui
– yg dik ialah ovarium mulai berfungsi dibwh pengaruh hormon Gonadotropin dr Hifofisis yg dikeluarkan atas pengaruh releasing faktor dr Hiphothalamus
– dlm ovarium folikel mulai tumbuh dan walaupun folikel-folikel tdk sampai menjadi matang krn sebelumnya mengalami atresia namun folikel-folikel tsb sdh sanggup mengeluarkan estrogen

Gangguan Dalam Masa Pubertas

Pubertas Dini ( Pubertas Prekoks )
– Hormon Gonadotropin diproduksi sblm anak berumur 8 thn, hormon ini merangsang ovarium, sehingga ciri-ciri kelamin sekunder timbul, menarche dan kemampuan reproduksi terdapat sebelum waktunya
– Pubertas dini kalau ciri-ciri sekunder timbul sebelum umur 8 thn atau kalau sdh ada haid sblm umur 10 thn
– dlm kepustakaan dikabarkan ada anak berumur 5thn 8 bln –> melahirkan bayi
– pengobatan dpt dicoba dgn pemberiaan MPA ( Medroksi Progesteron Acetat ) 100 mg IM tiap 14 hr –> utk mencegah haid

Pubertas Tarda
– Pubertas terlambat jika gejala-gejala pubertas baru datang antara umur 14 – 16 tahun
– Disebabkan oleh faktor :Herediter, Ggn kesehatan, Kekurangan gizi

Perdarahan Dalam Masa Pubertas
– Perdarahan banyak pd wanita usia 12 – 20 thn disebut Perdarahan Juvenil ( Juvenile Bleeding )
– terapi konservatif medikamentosa, mis : Progesteron spti Norethisteron (Primolut N) 3 X 5 mg per hari atau Norethinodrel ( 2 X 10 mg / hr )
– obat terus diberikan utk 3 mgg, biarpun perdarahan sudah berhenti
– jika pengobatan medikamentosa tdk menolong dan perdarahan banyak terpaksa dilakukan kuretase

#####

Masa Reproduksi

- Masa yg penting bagi wanita dan berlangsung ± 33 thn
– terjadi ovulasi ± 450 kali, berdarah selama 1800 hr

#####

Klimakterium dan Menapause

Pengertian klimakterium, menapause, dan senium berbeda-beda

Definisi :
1. Klimakterium (bahasa Yunani = tangga) merupakan masa peralihan antara masa reproduksi & masa senium
2. Menapause adalah haid terakhir atau saat terjadinya     haid terakhir
Bgn klimakterium sblm menapause disebut pramenapause dan sesudah disebut pascamenapause
3. Senium adalah masa sesudah pascamenapause ketika tercapai keseimbangan baru dalam kehidupan wanita, sehingga tdk ada lagi ggn vegetatif maupun psikis

Klimakterium

- bukan suatu keadaan patologik melainkan suatu masa peralihan yg normal, berlangsung bbrp tahun sebelum dan ssdh menapause
– sulit menentukan awal dan akhir klimakterium, mulai ± 6 thn sblm menapause berdasarkan keadaan endokrinologi ( kadar estrogen menurun dan hormon gonadotropin meningkat ) dan ada gejala klinis
-Klimakterium berakhir ± 6 – 7 thn sesudah menapause, pada saat ini kadar estrogen menurun= senium
– dgn demikian lamanya klimakterium ± 13 thn
– dasarnya klimakterium disebabkan kurang bereaksinya ovarium thdp rangsangan hormon krn ovarium menjadi tua
– proses menjadi tua sesudah umur 40 thn , siklus haid 25 % tdk disertai ovulasi jadi bersifat Anovulatoar
– penurunan produksi estrogen dan kenaikan hormon gonadotropin
– pd wanita ini terjadi perubahan-perubahan tertentu dpt menimbulkan ggn ringan atau berat
– terjadi atropi alat-alat genital dimana ovarium menjadi kecil dari berat 10 – 12 gr pd wanita dlm masa reproduktif, menjadi 4 gr
– uterus juga lambat laun mengecil dan endometrium mengalami atrofi , biarpun demikian uterus masih tetap dpt bereaksi terhadap estrogen, pemberian estrogen dr luar yg diikuti dgn penghentiannya dpt menimbulkan withdrawal bleeding
– epitel vagina juga menipis –> atropi selaput lendir vagina
– mammae mulai menjadi lembek, proses ini berlangsung terus menerus dalam senium

Gangguan pada Klimakterium
-Klimakterium dan menapause merupakan hal-hal yg khas bagi manusia
-perdarahan dalam klimakterium
-kelainan haid sering terjadi pd menapause
-dpt bersifat oligomenoroe atau polimenoroe (ggn siklus)
-dpt banyaknya darah wkt haid berupa hipomenoroe atau hipermenoroe, yg paling mengganggu ialah metroraghia
-metroragia disebabkan oleh tidak lagi teraturnya ovulasi dlm menapause , maka siklus sering anovulatoar yg dpt menimbulkan PUD
-endometrium yg dipengaruhi oleh estrogen tanpa pengaruh progesteron –> gambaran hiperplasia glandularis sistika ( paling sering terjadi )
-perlu dilakukan kuretase diagnostik
-metroragia dlm pramenapause disebabkan 77 % oleh PUD , 17,7 % polip dan mioma, dan 5,2 % oleh endometrium apabila perdarahan terjadi sesudah menapause, 50 % disebabkan oleh carcinoma
-Terapi –> perdarahan berlebihan yaitu : kuretase

Gangguan Neurovegetatif dan Ggn Psikis
– Irritabilitas, kecemasan, depresi, insomnia, vertigo, palpitasi jantung, rasa panas tu pada bagian badan atas, berkeringat banyak

Penanggulangan
– Dapat dicoba dgn penerangan,obat penenang
– Tapi jika keluhan berat disamping usaha diatas diberikan hormonal (Estrogen)
Beberapa kelainan kontra indikasi pemberian Estrogen:
1. Riwayat penyakit Trombo Emboli
2. Riwayat penyakit Hepar
3. D M
4. Hipertensi
5. Fibromioma uteri
6. CA jenis apapun

Penyakit – penyakit lain
– Artropatia, peny. Jantung koroner, mastitis

Menapause
– Haid terakhir atau saat terjadinya haid terakhir
– dignosis dibuat setelah amenorhoe ± 1 tahun
– dipengaruhi oleh : keturunan, kesehatan umum, dan pola hidup
– ada hub dgn menarche, makin dini menarche terjadi maka makin lambat menapause timbul dan sebaliknya
– menapause artifisial krn operasi atau radiasi umumnya menimbulkan keluhan yg lebih banyak dibandingkan dgn menapause alamiah

#####

Senium

- Pd senium telah tercapai keadaan keseimbangan hormonal yg baru sehingga tdk ada lagi ggn vegetatif maupun psikis
– yg mencolok dlm masa ini ialah kemunduran alat-alat tubuh dan kemampuan fisik yg mengalami proses ketuaan

Gangguan Senium
– Atropi alat – alat genetalia & jaringan sekitarnya
– meningkatnya proses katabolisme protein –> jaringan yg banyak dipengaruhi ialah tulang, otot, dan kulit
seperti : osteoporosis, atrofi mukosa vagina, uretritis dan sistitis

Juli 12, 2008 - Posted by | kewanitaan, Kuliah, kuliahbidan, Psikologi |

Maaf, form komentar ditutup saat ini.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: